BUTOTA – GORONTALO KAB, Polemik anggaran belanja kegiatan dan Alat Tulis Kantor (ATK) di Sekretariat DPRD Kabupaten Gorontalo akhirnya mendapat klarifikasI. Pasalnya, setelah diberitakan mencapai Rp 45.4 Miliar, ternyata diakui hanya salah input angka.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Kabupaten Gorontalo, Ibrahim Polinggala, mengakui adanya kekeliruan dalam penginputan angka anggaran yang sebelumnya tercatat mencapai Rp45.401.807.500 untuk tahun anggaran 2026.
Menurut Ibrahim, angka tersebut bukan nilai yang sebenarnya, melainkan akibat kesalahan teknis saat proses input data anggaran.
“Memang terjadi kesalahan penginputan. Angka yang benar bukan seperti yang beredar. Nilai anggaran sebenarnya hanya sebesar Rp45.401.750,50,” jelas Ibrahim saat memberikan klarifikasi.
Ia menegaskan, pihaknya tidak memiliki niat untuk mengalokasikan anggaran dalam jumlah fantastis seperti yang ramai diperbincangkan publik. Kekeliruan tersebut murni bersifat administratif.
Saat ini, lanjutnya, Sekretariat DPRD Kabupaten Gorontalo tengah melakukan koordinasi internal untuk segera memperbaiki kesalahan input pada item belanja kegiatan dan ATK tersebut.
“Kami sementara berkoordinasi untuk melakukan perbaikan data agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” tambahnya.[JFR]



















