Scroll untuk baca artikel
banner 350x300
Example floating
Example floating
BeritaProvinsi Gorontalo

Belanja Premium DPRD Provinsi Gorontalo Disorot, Rp1,1 Miliar Untuk 45 Unit MacBook Air

1172
×

Belanja Premium DPRD Provinsi Gorontalo Disorot, Rp1,1 Miliar Untuk 45 Unit MacBook Air

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BUTOTA – GORONTALO, Rencana pengadaan 45 unit MacBook Air untuk anggota DPRD Provinsi Gorontalo tahun anggaran 2026 , menuai sorotan. Aliansi Peduli Keadilan dan Pembangunan Daerah (APKPD) menilai, pengadaan perangkat elektronik yang mencapai Rp1.125.000.000, tidak bermanfaat untuk kepentingan rakyat.

Koordinator APKPD, Wahyu Pilobu, menilai pengadaan itu tidak memiliki urgensi di tengah kondisi sosial masyarakat, yang masih membutuhkan perhatian pemerintah daerah pada sektor pelayanan publik dan kesejahteraan rakyat.

Advetorial

“Pengadaan ini tidak sesuai dengan kebutuhan sosial kemasyarakatan. Kami mempertanyakan urgensinya, apalagi dalam klasifikasi pengadaan sendiri disebutkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan itu menyebut ‘tidak’,” kata Wahyu, Jumat (8/5/2026)

Berdasarkan data Rencana Umum Pengadaan (RUP), paket tersebut tercatat dengan kode RUP 66441714. Paket bernama “Pengadaan Macbook Air” itu berada di bawah Sekretariat DPRD Provinsi Gorontalo untuk tahun anggaran 2026. Dalam dokumen tersebut disebutkan volume pekerjaan sebanyak satu paket dengan uraian pekerjaan MacBook Air 45 unit. Pengadaan menggunakan metode E-Purchasing dengan total pagu Rp1.125.000.000 bersumber dari APBD 2026.

Kordinator APKPD, Wahyu Pilobu

” Jika dibagi untuk 45 anggota DPRD, maka setiap unit laptop dianggarkan sekitar Rp25 juta. Nilai fantastis untuk memenuhi kebutuhan elektronik para wakil rakyat. Karena dengan harga begitu, masing-masing dari mereka memakai fasilitas mewah karena pada kisaran harga MacBook Air generasi terbaru keluaran 2026 dengan chip Apple M5,” Ungkap Wahyu.

Wahyu menilai anggaran sebesar itu seharusnya dapat diarahkan pada program yang lebih menyentuh kepentingan masyarakat. Apalagi, kegiatan Penas Tani dan Nelayan, bulan depan akan dilaksanakan di Provinsi Gorontalo.

Data oengadaan mac book air, untuk 45 anggota DPRD Provinsi Gorontalo, untuk tahun anggaran 2026

” Misalnya kegiatan Penas XVII yang bulan depan sudah dilaksanakan di sini. Seharusnya, wakil rakyat jangan berfikir untuk menggunakan fasilitas mewah yang mengambil anggarannya dari uang rakyat. Ini harus dijelaskan secara terbuka kepada publik, sebab ini bukan masuk dalam kategori skala prioritas,” Kata Wahyu.

” Jika dengan dana Rp1,125 miliar itu digunakan untuk membeli bibit padi dan jagung yang bisa menunjang penghidupan petani, maka kita bisa mendapatkan sekitar 18-19 tonon benih jagung hibrida dan 35 sampai 40 ton bibit padi unggul dan bersertifikat. Itu malah sangat mendukung peningkatan ekonomi rakyat khususnya petani. sangat berdampak dari aspek ekonomi,” tukas Wahyu.

Selain itu, seluruh indikator pada pengadaan macbook air mewah untuk 45 aleg deprov itu, tidak memenuhi aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Hal itu menurut wahyu, menjadi salah satu poin kritik APKPD terhadap kebijakan pengadaan tersebut.
” Kasihan para petani, mahasiswa dan masyarakat yang membutuhkan sentuhan dari Pemerintah, malah dipertontonkan penggunaan barang mewah para wakil rakyat, yang dibeli memakai uang rakyat. Mungkin, kami dan para petani akan ke Deprov dalam waktu dekat ini,” Tutup Wahyu.

Hingga berita ini diterbitkan, Sekretaris DPRD Provinsi Gorontalo, Rifli Katili, belum memberikan keterangan resmi terkait dasar kebutuhan dan urgensi pengadaan 45 unit MacBook Air tersebut. dalam rangka memenuhi unsur jurnalistik, BUTOTA telah berupaya menghubungi Rifli, namun tidak pernah direspon. [JFR]

Example 120x600
banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *