Scroll untuk baca artikel
banner 350x300
Example floating
Example floating
BeritaKab.GorontaloProvinsi Gorontalo

BNN Kabgor Dukung KKN Universitas Ichsan Gorontalo, Desa Tohupo Diproyeksikan Menjadi Desa Bersinar

30
×

BNN Kabgor Dukung KKN Universitas Ichsan Gorontalo, Desa Tohupo Diproyeksikan Menjadi Desa Bersinar

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BUTOTA – GORONTALO KAB, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gorontalo bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Gorontalo menghadiri kegiatan penerimaan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ichsan Gorontalo yang berlangsung di Kantor Camat Bongomeme, Senin (15/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergi antara BNNP Gorontalo, BNNK Gorontalo, dan Universitas Ichsan Gorontalo dalam mendukung program pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Advetorial

Dalam pelaksanaan KKN Tahun 2026, Universitas Ichsan Gorontalo menempatkan mahasiswa di sejumlah desa di Kecamatan Bongomeme. Salah satu desa yang menjadi fokus pendampingan BNN adalah Desa Tohupo, yang diproyeksikan sebagai lokasi pengembangan Program Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar).

Usai mengikuti kegiatan penerimaan mahasiswa di tingkat kecamatan, tim BNNP Gorontalo dan BNNK Gorontalo turut mendampingi mahasiswa menuju Posko KKN Desa Tohupo. Pendampingan tersebut menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang aman dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

Di Desa Tohupo, para mahasiswa mendapatkan pembekalan mengenai peran strategis mereka sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Materi yang diberikan mencakup konsep Desa Bersinar, strategi pemberdayaan masyarakat, hingga pentingnya membangun partisipasi aktif warga dalam pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Kepala BNNK Gorontalo, Abdul Karim D. Engahu, SH., MH, mengatakan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam program KKN menjadi kekuatan penting dalam memperluas jangkauan edukasi dan sosialisasi bahaya narkoba hingga ke tingkat desa.

“Kami melihat mahasiswa sebagai mitra strategis dalam membangun kesadaran masyarakat. Melalui program KKN ini, mahasiswa tidak hanya menjalankan pengabdian akademik, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu menggerakkan masyarakat untuk bersama-sama mencegah penyalahgunaan narkoba. Harapan kami, Desa Tohupo dapat menjadi contoh Desa Bersinar yang mandiri dan berkelanjutan,” ujar Abdul Karim.

Sementara itu, Kepala BNNP Gorontalo Brigjen. Sri Bardiyati menegaskan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan BNN merupakan salah satu langkah nyata dalam memperkuat ketahanan masyarakat terhadap ancaman narkotika.

“Kami sangat mengapresiasi komitmen Universitas Ichsan Gorontalo, yang turut mengambil peran dalam upaya P4GN. Pencegahan narkoba tidak bisa dilakukan oleh BNN sendiri, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan akademisi dan mahasiswa. Melalui kegiatan KKN ini, kami berharap lahir relawan-relawan anti narkoba yang mampu menjadi penggerak di lingkungan desa serta mendukung terwujudnya Desa Bersinar di Gorontalo,” ungkapnya.

Melalui program KKN tersebut, BNN Kabupaten Gorontalo menargetkan terbentuknya Desa Bersinar Desa Tohupo sekaligus pembentukan Relawan Anti Narkoba yang dapat menjadi mitra BNN dalam melaksanakan kegiatan edukasi, sosialisasi, dan deteksi dini penyalahgunaan narkoba secara berkelanjutan.

Kolaborasi antara BNN dan Universitas Ichsan Gorontalo ini diharapkan mampu memperkuat peran masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat, produktif, dan bebas dari ancaman narkotika, sekaligus menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis pencegahan di Kabupaten Gorontalo. [FB]

Example 120x600
banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *