BUTOTA, GORONTALO – Pemerintah Kelurahan Wongkaditi Barat, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo, terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam mendukung pembangunan dan menjaga kondisi lingkungan. Mulai dari pembangunan saluran, kegiatan kerja bakti, pengangkutan sampah hingga menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi perhatian pemerintah kelurahan.
Lurah Wongkaditi Barat, Moehamad Naser, mengatakan bahwa kondisi sosial masyarakat di wilayahnya relatif kondusif. Menurutnya, keberadaan sejumlah kawasan perumahan dan perkantoran turut membentuk karakter masyarakat yang cukup sadar terhadap lingkungan dan kegiatan kemasyarakatan.
Ia menyebut, salah satu hal yang menjadi keunggulan Wongkaditi Barat adalah partisipasi masyarakat dalam kegiatan gotong royong. Warga dinilai masih memiliki kepedulian dan kesediaan untuk meluangkan waktu ketika pemerintah kelurahan menggelar kerja bakti.
Dalam sektor pembangunan, pemerintah kelurahan saat ini tengah melaksanakan peningkatan pembangunan melalui kelompok masyarakat (Pokmas) dengan sistem swakelola. Salah satu pekerjaan yang sedang berjalan adalah pembangunan dan pembersihan saluran.
Naser menjelaskan, progres pekerjaan tersebut telah mencapai sekitar 80 persen dan masih akan dilanjutkan oleh masyarakat melalui Pokmas.
“Untuk pembangunan di kelurahan, saat ini ada pekerjaan saluran dan pembersihan saluran yang sementara berproses. Pekerjaannya sudah sekitar 80 persen, tinggal dilanjutkan lagi oleh masyarakat melalui Pokmas,” jelas Naser.
Selain pembangunan, kebersihan lingkungan juga menjadi perhatian rutin pemerintah kelurahan. Kegiatan kerja bakti dilaksanakan setiap pekan secara bergilir dari satu lingkungan ke lingkungan lainnya.
Tidak hanya mengandalkan kerja bakti, pengangkutan sampah juga dilakukan setiap hari menggunakan kendaraan gerobak motor listrik. Armada tersebut difungsikan untuk menjangkau lorong-lorong dan kawasan permukiman yang tidak dapat dilalui kendaraan pengangkut sampah berukuran besar.
Menurut Naser, operasional pengangkutan sampah tetap berjalan setiap hari, termasuk pada hari libur, agar sampah di lingkungan masyarakat tidak menumpuk.
Di bidang keamanan dan ketertiban, Pemerintah Kelurahan Wongkaditi Barat turut membangun sinergi dengan Bhabinkamtibmas. Kerja sama tersebut diarahkan untuk menjaga keamanan lingkungan sekaligus mencegah berbagai persoalan sosial, termasuk penyalahgunaan narkoba dan peredaran minuman keras.
Naser berharap, masyarakat dapat terus menjaga situasi keamanan yang selama ini relatif kondusif. Ia juga menekankan pentingnya membangun hubungan kekeluargaan, khususnya di kawasan perumahan yang terkadang memiliki keterbatasan interaksi antar warga.
Menurutnya, komunikasi dan silaturahmi menjadi hal penting untuk mencegah kesalahpahaman serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.
Sementara itu, dari sektor penerimaan daerah, realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kelurahan Wongkaditi Barat saat ini berada di kisaran 65 persen. Pihak kelurahan masih berupaya mengoptimalkan penagihan kepada wajib pajak yang belum menunaikan kewajibannya.
Naser mengungkapkan, terdapat sejumlah wajib pajak dengan nilai pembayaran cukup besar yang telah menyampaikan komitmen untuk membayar. Salah satunya dengan nilai lebih dari Rp20 juta yang diperkirakan dapat meningkatkan realisasi PBB hingga kisaran 70 persen apabila terealisasi.
Di tengah pelaksanaan berbagai program tersebut, Naser turut menyampaikan aspirasi terkait kondisi Kantor Kelurahan Wongkaditi Barat yang menurutnya sudah cukup lama berdiri dan membutuhkan perhatian pemerintah kota.
Ia berharap, pemerintah daerah dapat mempertimbangkan rehabilitasi bangunan kantor kelurahan agar fasilitas pelayanan publik tersebut menjadi lebih layak dan nyaman bagi masyarakat maupun aparatur yang bertugas.
“Kantor kelurahan ini sudah lama dibangun dan kondisinya juga sudah tua. Kami berharap ada perhatian untuk dilakukan rehabilitasi terlebih dahulu, karena memang sudah membutuhkan perbaikan,” ungkapnya.
Menurut Naser, kantor kelurahan merupakan tempat masyarakat mendapatkan pelayanan pemerintahan secara langsung. Karena itu, kondisi bangunan dan fasilitas pendukung perlu mendapat perhatian agar pelayanan dapat berjalan dengan maksimal.
Ia berharap, seluruh program yang sedang berjalan dapat terus didukung oleh masyarakat, baik melalui partisipasi dalam pembangunan, menjaga kebersihan, maupun menciptakan keamanan lingkungan.
Dengan semangat gotong royong dan sinergi antara pemerintah serta masyarakat, Naser berharap Wongkaditi Barat dapat terus berkembang menjadi lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman, sekaligus memiliki fasilitas pelayanan publik yang lebih memadai. [IB/MH]



















