BUTOTA, GORONTALO KOTA – Pemerintah Kota Gorontalo terus mendorong pembinaan generasi muda tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga pembentukan karakter dan akhlak.
Hal tersebut menjadi salah satu pesan yang disampaikan Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, dalam momentum satu dekade pelaksanaan Pemilihan Putra-Putri Islam Berprestasi (PPIB) Kota Gorontalo.
Memasuki penyelenggaraan ke-10, PPIB dinilai telah berkembang dari sekadar ajang kompetisi menjadi wadah pembinaan sekaligus kaderisasi generasi muda Islam di Kota Gorontalo.
Adhan menilai, keberhasilan kegiatan tersebut tidak cukup hanya dilihat dari siapa yang keluar sebagai juara. Menurutnya, capaian yang lebih penting adalah bagaimana para peserta maupun alumni PPIB mampu membawa nilai-nilai positif dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia menyebut, perjalanan PPIB selama satu dekade telah melahirkan sejumlah generasi muda yang kemudian berkiprah di tengah masyarakat, termasuk menjadi mubalig dan figur yang memiliki peran di lingkungannya.
Karena itu, pemerintah kota berharap para peserta tidak menjadikan gelar juara sebagai tujuan akhir.
Prestasi, kata Adhan, harus berjalan beriringan dengan karakter dan akhlak. Kemampuan yang dimiliki generasi muda diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Buat apa berprestasi, tapi akhlaknya tidak mencerminkan nilai-nilai ajaran dan karakter Islam,” ujar Adhan.
Pada penyelenggaraan PPIB tahun ini, sebanyak 18 peserta mengikuti rangkaian kompetisi. Agenda tersebut berlangsung selama beberapa tahapan, mulai dari babak penyisihan, final hingga malam penobatan.
Seluruh rangkaian PPIB ke-10 dipusatkan di Lapangan Taruna Remaja Kota Gorontalo dan dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 19 September 2026.
Pemkot Gorontalo berharap keberadaan PPIB dapat terus menjadi ruang pembinaan bagi generasi muda sekaligus melahirkan kader-kader yang memiliki kemampuan, prestasi dan karakter yang kuat.
Kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi menjadi bagian dari investasi pemerintah daerah dalam membangun kualitas sumber daya manusia di Kota Gorontalo. [UL]



















