BUTOTA, GORONTALO KOTA – Pemerintah Kota Gorontalo melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat membagikan masker gratis kepada masyarakat. Langkah tanggap darurat ini diambil menyusul meningkatnya pekat kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti wilayah Kota dan Provinsi Gorontalo.

Kepala BPBD Kota Gorontalo, Hendry Ticoalu, menyampaikan bahwa fenomena kabut asap ini tidak hanya berasal dari titik api lokal, tetapi juga merupakan asap kiriman dari pulau lain.
“Wilayah udara Provinsi Gorontalo, khususnya Kota Gorontalo, saat ini sedang dilanda kabut asap kiriman dari kebakaran hutan dan lahan. Selain dari wilayah lokal, berdasarkan rilis pers BMKG, dampaknya juga berasal dari karhutla di Kalimantan dan Papua yang sampai ke Gorontalo,” ujar Hendry.
Hendry menambahkan, aksi pembagian masker ini menjadi respon cepat Pemkot Gorontalo setelah pihak Dinas Kesehatan mengonfirmasi adanya penurunan kualitas udara di wilayah perkotaan dalam beberapa hari terakhir.
Guna menekan risiko gangguan pernapasan di masyarakat, BPBD menargetkan pembagian masker secara masif kepada para pengguna jalan dan warga sekitar.
“Hari ini kita targetkan ada sekitar 1.500 masker yang dibagikan kepada masyarakat. Kami mengimbau warga untuk selalu menggunakannya saat beraktivitas di luar rumah demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan akibat dampak kabut asap ini,” pungkasnya. [N]




























