Scroll untuk baca artikel
banner 350x300
Example floating
Example floating
Provinsi Gorontalo

Aksi Jilid III UNG Terancam Memanas, Utamakan RUPS, Gubernur Gorontalo Bakal Absen Lagi?

×

Aksi Jilid III UNG Terancam Memanas, Utamakan RUPS, Gubernur Gorontalo Bakal Absen Lagi?

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BUTOTA, GORONTALO – Sikap Gubernur Gorontalo yang dijadwalkan menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Manado memantik reaksi keras dari Aliansi Mahasiswa Merah Maron Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Massa kembali menggelar aksi demonstrasi pada Rabu (28/10/2026), menyoroti kepala daerah yang dinilai abai terhadap karut-marut persoalan di daerah.

Koordinator aksi, Dicki Modanggu, menyayangkan langkah gubernur yang dinilai lebih memprioritaskan agenda di luar daerah ketimbang menyelesaikan konflik dan persoalan mendesak masyarakat Gorontalo.

Advetorial

“Kalau untuk RUPS di Manado gubernur bisa meluangkan waktu, mengapa persoalan daerah yang butuh penyelesaian justru diabaikan? Ini bukti nyata gubernur tidak menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas,” tegas Dicki.

Dicki mengungkapkan, dua kali unjuk rasa sebelumnya seharusnya menjadi peringatan serius bagi pemerintah provinsi. Terlebih, pada aksi jilid satu dan dua, mahasiswa harus berhadapan dengan tindakan represif aparat kepolisian saat menyampaikan aspirasi.

“Kami datang membawa tuntutan, bukan mencari keributan. Jilid satu dan dua sudah kami lalui, tapi sampai hari ini belum ada respons atau kepastian penyelesaian. Gubernur justru lebih memilih RUPS,” keluhnya.

Menurutnya, ketidakhadiran gubernur untuk menemui massa aksi bukan sekadar persoalan teknis, melainkan bentuk pengabaian terhadap suara rakyat. Ia mendesak gubernur segera hadir, membuka ruang dialog, dan memberikan solusi konkret atas tuntutan mahasiswa.

Kekecewaan massa dipastikan akan memuncak jika Pemprov Gorontalo kembali bungkam. Aliansi menegaskan siap mengambil langkah ekstrem apabila tuntutan mereka terus diabaikan.

“Gubernur awas saja. Kalau tetap memilih RUPS di Manado dan mengabaikan daerah, kami akan tingkatkan tekanan. Kami akan menduduki Rumah Dinas Gubernur secara paksa. Kami menuntut keberpihakan dan penyelesaian, bukan alasan,” pungkas Dicki.  [Adv]

Example 120x600
banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *