Scroll untuk baca artikel
banner 350x300
Example floating
Example floating
BeritaProvinsi Gorontalo

Perantau Gorontalo dari Berbagai Penjuru Indonesia, Padati Kongres V KKIG 2026

×

Perantau Gorontalo dari Berbagai Penjuru Indonesia, Padati Kongres V KKIG 2026

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BUTOTA, GORONTALO – Gorontalo menjadi titik temu masyarakatnya yang selama ini tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Ratusan warga Gorontalo dari sejumlah wilayah Tanah Air berkumpul dalam Kongres V Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo (KKIG) Tahun 2026 yang digelar di Aula Rumah Dinas Wali Kota Gorontalo, Bhandayo Lo Yiladia (BLY), Jumat (6/11/2026).

Pertemuan yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, 6 hingga 8 November 2026 tersebut, berlangsung meriah. Sejak kegiatan dimulai, peserta terus berdatangan dan memenuhi aula tempat pelaksanaan kongres.

Advetorial

Kehadiran mereka bukan hanya untuk mengikuti agenda organisasi, tetapi juga menjadi kesempatan bertemu dengan sesama warga Gorontalo yang selama ini tinggal berjauhan. Ada yang datang dari wilayah timur Indonesia, kawasan Jawa, Kalimantan, hingga daerah lainnya.

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Gorontalo, Nuryanto, turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Suasana kongres tampak berbeda dengan penampilan sejumlah peserta yang mengenakan atribut khas daerah tempat mereka merantau. Topi khas Papua, penutup kepala tradisional Jawa, hingga pakaian adat Kalimantan terlihat menghiasi ruangan.

Keberagaman atribut itu menjadi pemandangan tersendiri. Di tengah perbedaan lingkungan tempat tinggal dan budaya yang mereka jumpai selama merantau, para peserta tetap datang dengan satu identitas yang sama, yakni sebagai masyarakat Gorontalo.

Pantauan pewarta di lokasi menunjukkan tingginya antusiasme peserta. Aula Bhandayo Lo Yiladia dipadati undangan hingga sejumlah bagian ruangan terlihat penuh sesak. Meski jumlah peserta cukup banyak, pelaksanaan kegiatan tetap berjalan lancar.

Kongres V KKIG ini menjadi salah satu pertemuan besar masyarakat Gorontalo di perantauan. Selain membahas agenda organisasi, pertemuan tersebut juga membuka ruang bagi warga untuk saling bertukar cerita, mempererat hubungan kekeluargaan, serta menjaga komunikasi antardaerah.

Bagi masyarakat yang telah lama meninggalkan kampung halaman, pertemuan seperti ini memiliki arti tersendiri. Jarak dan kesibukan di daerah masing-masing tidak menghalangi mereka untuk kembali berkumpul di Gorontalo.

Kehadiran masyarakat dari berbagai penjuru Indonesia sekaligus memperlihatkan bahwa hubungan dengan tanah kelahiran tetap terjaga, meskipun kehidupan telah membawa mereka jauh dari daerah asal.[Amar]

Example 120x600
banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *