Scroll untuk baca artikel
banner 350x300
Example floating
Example floating
BeritaKota Gorontalo

Dikaitkan Dengan Peristiwa 23 Januari, Pensiunan Ungkap Kejanggalan Foto Eks Jawatan Kakan Pos Gorontalo 

×

Dikaitkan Dengan Peristiwa 23 Januari, Pensiunan Ungkap Kejanggalan Foto Eks Jawatan Kakan Pos Gorontalo 

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072
Example 468x60

BUTOTA, GORONTALO – Perdebatan mengenai keaslian sebuah foto lama yang dikaitkan dengan Peristiwa 23 Januari kembali mencuat. Pensiunan pegawai kantor pos gorontalo Yudin Ismail, menyebut terdapat sejumlah kejanggalan pada foto yang beredar.

Menurut Yudin, Kantor Pos Gorontalo pada masa lalu tidak hanya berfungsi sebagai kantor pos. Bangunan tersebut juga menjadi bagian dari layanan telekomunikasi dan telegraf yang saat itu dikenal dengan sebutan PTT, singkatan dari Post, Telekom, dan Telegraf.

Advetorial

Ia mengatakan, sejumlah perangkat komunikasi seperti mesin Morse dahulu berada di bagian belakang kantor. Di kawasan tersebut juga terdapat sebuah tiang tower yang menurut Yudin menjadi satu-satunya tiang tinggi yang ada di Gorontalo pada masa itu.

“Di belakang itu ada tiang. Tiang tower yang tinggi. Itu satu-satunya tiang yang ada di Gorontalo,” kata Yudin dalam diskusi mengenai sejarah dan keaslian foto Kantor Pos Gorontalo.

Yudin mengaku, masih mengingat kondisi kawasan tersebut karena pernah tinggal di sekitar Kantor Pos Gorontalo ketika masih kecil. Ia bahkan menyebut pernah bermain dan memanjat pohon besar yang berada di sekitar lokasi tersebut.

Pengalaman itu kemudian menjadi salah satu dasar Yudin, ketika melihat foto yang diunggah. Ia mengaku menemukan beberapa bagian dalam foto yang menurutnya tidak sesuai dengan kondisi kawasan yang ia kenal.

“Saya lihat di foto yang disebarkan itu ada kejanggalan. Ada tiga kejanggalan yang saya lihat di foto itu. Makanya saya bilang sama Pak Batin, Pak ini editan,” ujarnya.

Kejanggalan pertama yang disebut Yudin, berkaitan dengan kondisi pohon yang terlihat dalam foto. Menurut dia, ukuran pohon tersebut tidak sesuai dengan apa yang ia ingat ketika masih tinggal di lokasi tersebut.

Selain itu, Yudin menyoroti keberadaan batas beton di sekitar pohon. Menurutnya, bagian tersebut baru dibuat pada dekade 1980-an. Karena itu, ia mempertanyakan apabila foto tersebut diklaim menggambarkan kondisi pada masa Peristiwa 23 Januari.

Kejanggalan lain yang menjadi sorotan Yudin adalah bentuk bangunan dalam foto. Ia mengatakan kondisi bangunan yang terlihat dalam foto, tidak sesuai dengan bangunan yang ia kenal pada periode sebelumnya.

Bahkan, Yudin menjelaskan bahwa rumah eks jawatan mengalami renovasi pada 1959. Ia juga menyebut, terdapat prasasti yang ditempel di bagian dalam kantor sebagai penanda terkait renovasi tersebut.

“Kalau kita masuk di kantor pos itu, di pintu masuk sebelah kanan itu ada prasasti. Berarti ini kantor pos direnovasi tahun 1959,” kata Yudin.

Atas dasar perbedaan tersebut, Yudin mempertanyakan penggunaan foto bangunan (eks jawatan,red) yang telah mengalami renovasi untuk menggambarkan peristiwa yang terjadi sebelumnya. Menurut dia, kondisi bangunan dalam foto tidak menggambarkan bentuk rumah eks jawatan pada periode yang dimaksud.

Yudin menegaskan bahwa penilaiannya terhadap foto tersebut didasarkan pada pengalamannya melihat langsung kondisi kawasan Kantor Pos Gorontalo pada masa lalu.

” Saya mengetahui bentuk bangunan dan lingkungan di sekitar lokasi karena pernah tinggal di sana dan sering bermain di kawasan tersebut. Makanya saya bilang ini rekayasa,” ujar Yudin. [RAM]

Example 120x600
banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *