Scroll untuk baca artikel
banner 350x300
Example floating
Example floating
Kota Gorontalo

Wawali Indra Gobel Kukuhkan Pengurus FKUB, Tekankan Pentingnya Merawat Toleransi di Kota Gorontalo

×

Wawali Indra Gobel Kukuhkan Pengurus FKUB, Tekankan Pentingnya Merawat Toleransi di Kota Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BUTOTA, GORONTALO KOTA – Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, secara resmi memberikan arahan pada acara Pengukuhan Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Gorontalo Periode 2026–2031. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya peran strategis FKUB sebagai mitra pemerintah dalam merawat keberagaman dan menjaga stabilitas sosial di daerah.

“Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni atau pergantian kepengurusan, tetapi merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kerukunan, merawat toleransi, serta membangun kehidupan masyarakat Kota Gorontalo yang harmonis, damai, dan penuh persaudaraan,” tegas Indra Gobel dalam sambutannya.

Advetorial

Indra mengingatkan bahwa Kota Gorontalo adalah rumah bersama bagi masyarakat yang majemuk dengan berbagai latar belakang, keyakinan, tradisi, dan budaya. Keberagaman tersebut, menurutnya, adalah kekayaan yang harus dijaga dan dirawat bersama.

“Kita menyadari bahwa kerukunan umat beragama bukanlah sesuatu yang hadir dengan sendirinya. Kerukunan harus dibangun melalui dialog, komunikasi, sikap saling menghormati, serta kesediaan untuk memahami perbedaan,” urainya. Ia juga menegaskan bahwa perbedaan bukanlah alasan untuk terpecah belah, melainkan kekuatan untuk saling melengkapi dan memperkokoh persatuan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

Lebih lanjut, Wakil Wali Kota menyoroti peran sentral FKUB di tengah masyarakat. Ia menyebut FKUB bukan hanya sekadar wadah komunikasi antarumat beragama, tetapi juga jembatan persaudaraan, ruang dialog, sekaligus mitra strategis pemerintah.
Indra kemudian menitipkan empat pesan dan harapan utama kepada jajaran pengurus FKUB yang baru dikukuhkan. Pertama, ia meminta agar kerukunan dijadikan landasan utama dalam pelaksanaan tugas dengan membangun komunikasi yang terbuka dan konstruktif tanpa membedakan latar belakang agama, suku, maupun golongan.

“Kedua, perkuat peran FKUB sebagai mediator dan fasilitator dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial yang berpotensi mengganggu kerukunan umat beragama. Kedepankan dialog, musyawarah, dan pendekatan persuasif dalam setiap penyelesaian permasalahan,” tuturnya.

Ketiga, Indra menekankan pentingnya peningkatan edukasi dan sosialisasi moderasi beragama, khususnya bagi generasi muda, agar mereka tumbuh menjadi generasi yang religius, toleran, dan berwawasan kebangsaan. Keempat, ia mendorong terbangunnya sinergi yang kuat antara FKUB dengan Pemerintah Kota Gorontalo, Kementerian Agama, unsur Forkopimda, serta seluruh organisasi keagamaan dan kemasyarakatan.

Di akhir penyampaiannya, Indra memastikan bahwa Pemerintah Kota Gorontalo berkomitmen penuh untuk terus mendukung upaya-upaya penguatan kerukunan umat beragama sebagai bagian integral dari pembangunan daerah.

“Kita ingin mewujudkan Kota Gorontalo yang tidak hanya maju dari sisi pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga memiliki fondasi sosial yang kuat, masyarakat yang saling menghargai, serta kehidupan beragama yang aman, damai, dan harmonis,” ungkapnya.

Ia menutup arahannya dengan mengingatkan bahwa kerukunan adalah modal sosial yang sangat berharga untuk membangun kepercayaan, memperkuat persaudaraan, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara bersama-sama.  [Adv]

Example 120x600
banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *