BUTOTA, GORONTALO KOTA-Pengangkutan sampah, penagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), hingga pembersihan saluran menjadi sejumlah program yang terus dijalankan Pemerintah Kelurahan Heledulaa Utara, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.
Lurah Heledulaa Utara, Fendri Ibrahim, mengatakan persoalan sampah menjadi salah satu perhatian sejak awal kepemimpinan Wali Kota Gorontalo. Menurutnya, keberadaan armada pengangkut sampah di setiap kelurahan membantu mempercepat penanganan sampah yang sebelumnya kerap menumpuk hingga berhari-hari.
Ia menyebut, sebelum adanya armada tersebut, keterbatasan kendaraan pengangkut milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) membuat sampah terkadang tidak terangkut hingga satu minggu.
“Alhamdulillah dengan adanya program ini, semuanya mulai menurun. Kalau sebelumnya bisa sampai satu minggu, sekarang paling satu atau dua hari kalau ada keterlambatan,” kata Fendri.
Fendri menjelaskan, pengadaan kendaraan pengangkut sampah atau getor melalui Dana Kelurahan ikut membantu kerja armada DLH. Ia juga menyebut adanya bantuan sembilan armada yang disalurkan untuk mendukung pelayanan kebersihan di wilayah kecamatan.
Menurutnya, keberadaan armada tersebut membuat pengangkutan sampah di lingkungan masyarakat lebih terbantu.
Realisasi PBB Hampir 100 Persen
Di bidang pendapatan, Fendri menyampaikan realisasi PBB di Heledulaa Utara telah mendekati 100 persen. Ia menyebut capaian tersebut merupakan hasil dari penagihan dan evaluasi yang terus dilakukan.
“Alhamdulillah kita sudah mencapai kurang lebih hampir 100 persen,” ujarnya.
Ia mengatakan, evaluasi PBB dilakukan secara berkala. Dorongan dari pemerintah kota, menurutnya, menjadi motivasi bagi jajaran kelurahan untuk terus bekerja mencapai target.
Selain penagihan PBB, Dana Kelurahan juga dimanfaatkan untuk menjawab kebutuhan warga, terutama terkait kondisi saluran air yang tersumbat.
Fendri mengatakan kegiatan pembersihan saluran telah dilakukan pada tahun sebelumnya dan kembali dilanjutkan tahun ini. Ia menilai langkah tersebut membantu mengurangi persoalan saluran mampet yang kerap memicu genangan saat hujan.
“Dengan adanya program Dana Kelurahan untuk pembersihan saluran, alhamdulillah saluran yang tidak berfungsi atau mampet sudah tidak menjadi persoalan seperti sebelumnya,” jelasnya.
Meski demikian, saat hujan dengan intensitas tinggi, genangan masih dapat terjadi. Untuk mengatasinya, kelompok masyarakat atau Pokmas bersama warga turut turun membersihkan saluran.
Ia mencontohkan persoalan di Jalan Jelati, ketika sampah dari wilayah lain terbawa aliran air dan tertahan di saluran yang lebih kecil. Kondisi tersebut menyebabkan saluran tersumbat dan memicu genangan.
Fendri mengatakan, penanganan persoalan seperti itu membutuhkan keterlibatan masyarakat karena sampah yang terbawa aliran air tidak hanya berasal dari satu lingkungan.
Mengaji Bersama Aparat dan Warga
Selain pembangunan dan pelayanan lingkungan, kegiatan keagamaan juga menjadi bagian dari aktivitas di Heledulaa Utara.
Fendri menyebut, setiap Jumat jajaran kelurahan melaksanakan kegiatan mengaji bersama di kantor. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi aparatur yang belum lancar membaca Al-Qur’an untuk belajar bersama.
Sementara itu, kegiatan tadarus dan majelis keagamaan turut dilaksanakan bersama masyarakat setiap malam Jumat.
Menurut Fendri, kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kebiasaan keagamaan, baik di lingkungan aparatur maupun masyarakat.
Rencana Pendataan Warga dan Imbauan Cegah Kebakaran
Ke depan, Fendri juga memikirkan pengembangan sistem pendataan warga, khususnya masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial. Ia menilai pendataan perlu dilakukan secara lebih tepat agar kondisi warga di lapangan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam proses penentuan penerima bantuan.
Rencana tersebut masih dalam tahap pemikiran dan perlu dikoordinasikan dengan pemerintah kota, termasuk terkait kebutuhan anggaran.
Di tengah kondisi cuaca yang rawan memicu kebakaran, Fendri turut mengingatkan warga agar berhati-hati menggunakan api dan tidak membakar sampah maupun pekarangan yang kering.
Ia berharap masyarakat terus menjaga lingkungan dan ikut terlibat dalam berbagai kegiatan kelurahan.
“Harapan kami, masyarakat tetap bersama-sama menjaga lingkungan dan mendukung program yang ada. Kita bangun Heledulaa Utara dengan keterlibatan semua pihak,” tutupnya. [AH/IB]





























