Scroll untuk baca artikel
banner 350x300
Example floating
Example floating
BeritaProvinsi Gorontalo

Momentum Sumpah Pemuda, DLHK Gorontalo Ajak Generasi Muda Bergerak Jaga Lingkungan dan Hutan

×

Momentum Sumpah Pemuda, DLHK Gorontalo Ajak Generasi Muda Bergerak Jaga Lingkungan dan Hutan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BUTOTA, GORONTALO – Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober 2026 menjadi momentum untuk memperkuat peran generasi muda dalam menjaga lingkungan hidup dan melestarikan hutan di Provinsi Gorontalo.

Semangat persatuan yang diwariskan para pemuda pada 1928 dinilai tidak cukup hanya diperingati melalui seremoni. Nilai tersebut perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, termasuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, penghijauan, serta perlindungan kawasan hutan dari berbagai ancaman kerusakan.

Advetorial

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Gorontalo, Bambang Trihandoko, mengajak generasi muda agar menjadikan momentum Sumpah Pemuda sebagai dorongan untuk mengambil peran dalam menjaga kelestarian alam.

Menurutnya, pemuda memiliki posisi penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap lingkungan. Perubahan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menanam pohon, hingga ikut mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga hutan.

“Semangat Sumpah Pemuda harus kita wujudkan dalam tindakan nyata. Kami mengajak seluruh generasi muda di Gorontalo untuk mengambil bagian dalam menjaga lingkungan, merawat pohon yang ditanam, serta ikut melindungi hutan dari kerusakan. Masa depan lingkungan kita juga ditentukan oleh kepedulian generasi muda hari ini,” kata Bambang.

Menurutnya, menjaga lingkungan bukan semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah. Keterlibatan masyarakat, terutama generasi muda, diperlukan agar upaya pelestarian alam dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Pemuda dapat mengambil peran melalui berbagai kegiatan positif, mulai dari gerakan bersih lingkungan, penanaman dan pemeliharaan pohon, kampanye antisipasi sampah, hingga kegiatan edukasi tentang pentingnya menjaga kawasan hutan,” ucap dia.

Kepedulian tersebut juga perlu dibarengi dengan keberanian untuk mengingatkan sesama agar tidak melakukan tindakan yang merusak lingkungan. Dengan begitu, semangat pemuda tidak berhenti pada slogan, tetapi hadir dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi Gorontalo, kelestarian hutan memiliki arti penting karena berkaitan dengan keseimbangan ekosistem, ketersediaan air, perlindungan tanah, serta keberlangsungan hidup masyarakat. Kerusakan lingkungan yang dibiarkan dapat menimbulkan dampak luas yang pada akhirnya turut dirasakan generasi mendatang.

“Karena itu, membangun kesadaran sejak usia muda menjadi salah satu langkah penting untuk menumbuhkan kebiasaan menjaga alam secara konsisten,” jelas dia.

Sejalan dengan semangat Hari Sumpah Pemuda 2026, ajakan menjaga lingkungan diharapkan mampu mendorong lahirnya lebih banyak gerakan anak muda yang peduli terhadap kebersihan, penghijauan, dan pelestarian hutan.

DLHK Provinsi Gorontalo diharapkan terus memperkuat edukasi dan kolaborasi dengan komunitas pemuda, pelajar, mahasiswa, serta berbagai elemen masyarakat dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan.

“Momentum 28 Oktober hendaknya menjadi pengingat bahwa persatuan tidak hanya dibangun melalui cita-cita kebangsaan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap ruang hidup bersama,” ujar Bambang.

“Pemuda yang mencintai Indonesia adalah pemuda yang ikut menjaga alamnya. Sebab, menjaga lingkungan dan melestarikan hutan hari ini berarti ikut menjaga masa depan Gorontalo dan generasi yang akan datang,” tutup Bambang. [Adv]

Example 120x600
banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *