Scroll untuk baca artikel
banner 350x300
Example floating
Example floating
BeritaKota Gorontalo

Lurah Tanjung Keramat Perketat Pendataan, Warga Pengguna Miras dan Judi Online Jadi Pertimbangan

×

Lurah Tanjung Keramat Perketat Pendataan, Warga Pengguna Miras dan Judi Online Jadi Pertimbangan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BUTOTA, GORONTALO KOTA – Pemerintah Kelurahan Tanjung Keramat, Kota Gorontalo, memperketat pendataan warga penerima bantuan pemerintah. Warga yang diketahui mengonsumsi minuman keras maupun terlibat judi online tidak akan diprioritaskan untuk menerima bantuan.

Kebijakan itu disampaikan Lurah Tanjung Keramat, Suparman Habibie, S.Ars., saat ditemui pada Senin, 28 September 2026. Ia mengatakan, penyaluran bantuan harus benar-benar menyasar warga yang membutuhkan dan memenuhi syarat sebagai penerima manfaat.

Advetorial

“Bantuan ini harus tepat sasaran. Kami akan melakukan pendataan dan seleksi secara ketat agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan,” ujar Suparman.

Menurut Suparman, warga yang kedapatan mabuk-mabukan maupun bermain judi online tidak menjadi prioritas dalam daftar penerima bantuan pemerintah. Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari penilaian kelurahan terhadap calon penerima manfaat.

“Kalau ada warga yang diketahui punya kebiasaan minum minuman keras atau bermain judi online, tentu itu menjadi pertimbangan kami dalam menetapkan penerima bantuan,” katanya.

Saat ini, sejumlah program bantuan tengah berjalan di Kelurahan Tanjung Keramat. Salah satunya program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni atau RTLH dari Kementerian Perumahan Rakyat yang menyasar 18 rumah warga.

Lurah Tanjung Keramat, Suparman Habibie,

Selain program RTLH, Dana Kelurahan dari Pemerintah Kota Gorontalo juga telah memasuki tahap kedua pelaksanaan. Program tersebut mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai membantu memenuhi kebutuhan dasar warga.

Di sektor penerimaan daerah, realisasi Pajak Bumi dan Bangunan atau PBB di Kelurahan Tanjung Keramat telah mencapai 77,95 persen. Untuk mengejar sisa target, seluruh aparatur kelurahan diturunkan ke lapangan melakukan penagihan tunggakan pajak.

Suparman mengatakan, penagihan PBB masih menghadapi kendala karena sebagian wajib pajak yang menunggak sudah tidak lagi berdomisili di wilayah Kelurahan Tanjung Keramat.

“Kendala kami, sebagian wajib pajak yang masih memiliki tunggakan sudah berada di luar kelurahan. Namun, aparatur tetap turun ke lapangan untuk menagih dan mengejar target PBB,” ungkapnya.

Sementara itu, kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kelurahan Tanjung Keramat hingga kini terbilang kondusif. Tidak ada laporan mengenai kebakaran hutan maupun sengketa lahan yang berlangsung berkepanjangan.

Jika muncul persoalan pertanahan, pihak kelurahan mengutamakan penyelesaian melalui musyawarah antara pihak-pihak yang berselisih.

“Kalau ada masalah tanah, kami berupaya menyelesaikannya melalui musyawarah. Tujuannya agar masalah tidak berkembang dan hubungan antarwarga tetap terjaga,” tutur Suparman.

Dalam penanganan sampah, Kelurahan Tanjung Keramat juga terbantu dengan kendaraan getor atau gerobak motor bantuan Pemerintah Kota Gorontalo yang diterima pada tahun sebelumnya. Kendaraan tersebut digunakan untuk mengangkut sampah dari lingkungan permukiman warga.

Di sektor ekonomi, nelayan setempat untuk sementara tidak melaut akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sebagian nelayan beralih menjadi buruh bangunan atau mengambil pekerjaan serabutan.

“Karena cuaca dan ombak tinggi, nelayan belum bisa melaut. Ada yang sementara bekerja sebagai buruh bangunan dan pekerjaan serabutan untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” jelasnya.

Sementara itu, sektor pertanian di Kelurahan Tanjung Keramat tidak mengalami kendala berarti. Kondisi wilayah yang didominasi daratan berbatu membuat hanya sedikit warga yang menggantungkan mata pencaharian dari pertanian. [RM]

Example 120x600
banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *