BUTOTA, GORONTALO – Dugaan pemerasan yang menyasar para penambang di Gorontalo kian meresahkan. Sejumlah penambang asal Kabupaten Pohuwato dan Bone Bolango mendatangi Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, untuk mengadukan ulah oknum petugas yang diduga melakukan pemerasan.
Wali Kota Gorontalo dua periode tersebut membenarkan telah menerima aduan dari warga penambang secara langsung. Namun, seperti dikutip dari Loketberita.id, Adhan menegaskan bahwa laporan itu belum bisa ditindaklanjuti secara hukum lantaran para penambang belum menyerahkan bukti fisik pendukung.
“Mereka mengeluhkan aksi pemerasan kepada saya. Kata mereka oknum petugas,” ujar Adhan.
Meski demikian, Adhan memastikan siap membantu mengawal kasus ini apabila para penambang mampu menyodorkan bukti yang jelas dan autentik. Ia bahkan berjanji bakal membawa persoalan tersebut langsung ke meja Presiden Prabowo Subianto.
“Kalau ada bukti, saya pasti akan bantu. Saya akan laporkan ke Pak Presiden langsung,” tegasnya.
- Ia menekankan, kelengkapan bukti menjadi syarat mutlak agar aduan masyarakat tidak berhenti sebatas rumor, melainkan dapat ditelusuri dan ditindaklanjuti secara tegas sesuai prosedur hukum yang berlaku. [Adv]




























