Scroll untuk baca artikel
banner 350x300
Example floating
Example floating
Kota Gorontalo

Gencarkan Cek Kesehatan Gratis hingga Lacak TB, Puskesmas Pilolodaa Jemput Bola Rawat Lansia

×

Gencarkan Cek Kesehatan Gratis hingga Lacak TB, Puskesmas Pilolodaa Jemput Bola Rawat Lansia

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BUTOTA, GORONTALO KOTA- Puskesmas Pilolodaa terus memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat melalui program cek kesehatan gratis bagi berbagai kelompok umur serta pelayanan langsung bagi lanjut usia (lansia) yang kesulitan datang ke fasilitas kesehatan.

Kepala Puskesmas Pilolodaa, Fadli Biki, S.Km, mengatakan cek kesehatan gratis saat ini menyasar masyarakat di lingkungan tempat tinggal maupun sekolah. Program tersebut dilakukan untuk membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini.

Advetorial

“Program saat ini cek kesehatan gratis bagi semua golongan umur, baik di sekolah maupun di masyarakat,” kata Fadli.

Iklan WinnetIklan WinnetIklan WinnetIklan WinnetIklan WinnetIklan WinnetIklan WinnetIklan WinnetIklan WinnetIklan Winnet

Selain itu, pihaknya juga menjalankan layanan kunjungan ke rumah bagi lansia yang tidak mampu datang atau berjalan ke Puskesmas. Pemeriksaan dilakukan secara rutin setiap minggu dengan mendatangi langsung rumah warga.

Menurut Fadli, pelayanan terhadap lansia menjadi salah satu perhatian utama karena masih terdapat warga lanjut usia yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan namun terkendala untuk mendatangi Puskesmas.

“Terutama layanan lansia yang tidak bisa datang ke Puskesmas. Olehnya itu kami sampaikan kepada teman-teman Puskesmas untuk selalu giat melakukan pemeriksaan kesehatan kepada lansia yang tidak datang berobat,” ujarnya.

Di sisi lain, Puskesmas Pilolodaa juga terus menjalankan program penanggulangan penyakit menular, termasuk HIV dan tuberkulosis (TB). Untuk HIV, Fadli menyebut saat ini terdapat tujuh orang pasien yang berada dalam pemantauan, terdiri dari satu orang dari luar wilayah dan enam orang dari wilayah Kecamatan Kota Barat.

Sementara untuk pencegahan dan penemuan kasus TB, petugas melakukan penjangkauan terhadap masyarakat yang memiliki tanda maupun gejala penyakit tersebut. Salah satu kegiatan yang dilakukan yakni pemeriksaan sputum atau dahak terhadap warga.

“Untuk TB, kemarin ada program 100 orang dilakukan cek pemeriksaan sputum, lendir, setiap kelurahan,” jelas Fadli.

Dari sejumlah program yang telah berjalan, Fadli mengatakan capaian Puskesmas Pilolodaa cukup baik. Dalam pelaksanaan cek kesehatan gratis, wilayah Kecamatan Kota Barat berada di peringkat ketiga se-Kota Gorontalo.

Untuk pelayanan pengobatan TB, Fadli memastikan seluruh pasien yang menjalani pengobatan tetap mendapatkan pelayanan. Pasien juga dapat mengambil obat di Puskesmas Pilolodaa sesuai kebutuhan pengobatan.

Meski demikian, pelaksanaan cek kesehatan gratis mulai menghadapi kendala terkait ketersediaan bahan habis pakai (BHP). Memasuki penghujung tahun 2026, sejumlah kebutuhan pemeriksaan seperti stik gula darah, kolesterol, dan asam urat mulai menipis.

“Kendalanya terutama bahan habis pakai untuk cek kesehatan gratis. Stok seperti stik gula darah, stik kolesterol dan asam urat sudah mulai menipis,” ungkapnya.

Ia berharap Dinas Kesehatan Kota Gorontalo dapat memastikan ketersediaan BHP agar pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis di masyarakat tetap berjalan tanpa hambatan.

Ke depan, Puskesmas Pilolodaa akan terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program, termasuk memantau kondisi kesehatan lansia serta hasil pemeriksaan kesehatan gratis masyarakat.

Fadli menjelaskan, pemeriksaan tersebut penting untuk mengetahui lebih awal penyakit yang mungkin diderita masyarakat, termasuk TB dan malaria. Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat mengetahui status kesehatannya dan memperoleh penanganan lebih cepat apabila ditemukan gangguan kesehatan.

Untuk mengikuti program cek kesehatan gratis, masyarakat tidak dibebani persyaratan administrasi yang rumit. Warga cukup menunjukkan fotokopi KTP atau nomor induk kependudukan (NIK) untuk keperluan pendataan melalui aplikasi.

“Persyaratannya cukup menunjukkan fotokopi KTP karena akan diinput dalam aplikasi. Kebutuhannya hanya nomor induk KTP,” pungkasnya. [RAM/NA]

Example 120x600
banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *