Scroll untuk baca artikel
banner 350x300
Example floating
Example floating
Kota Gorontalo

Produktif Serap Aspirasi Warga, Pemkot Gorontalo Lanjutkan Silaturahmi di 50 Kelurahan pada 2027

×

Produktif Serap Aspirasi Warga, Pemkot Gorontalo Lanjutkan Silaturahmi di 50 Kelurahan pada 2027

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BUTOTA, GORONTALO KOTA – Pemerintah Kota Gorontalo, akan melanjutkan agenda silaturahmi dengan warga di 50 kelurahan pada 2027. Pasalnya, Kegiatan tersebut dinilai produktif karena menjadi ruang komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat, serta tempat pemerintah menyerap aspirasi sekaligus menyampaikan perkembangan pembangunan daerah.

Juru Bicara Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea, Jeffry Rumampuk mengatakan bahwa agenda tetap dilanjutkan agar komunikasi pemerintah dengan masyarakat tetap terbuka dan berkesinambungan.

Advetorial

“Pemerintah dapat menyampaikan program dan kinerja yang sedang berjalan, sementara masyarakat memiliki kesempatan menyampaikan aspirasi serta persoalan yang mereka hadapi. Karena itu, agenda ini akan dilanjutkan pada 2027,” ujar Jeffry.

Iklan WinnetIklan WinnetIklan WinnetIklan WinnetIklan WinnetIklan WinnetIklan WinnetIklan WinnetIklan WinnetIklan Winnet

Menurutnya, komunikasi langsung penting agar pembangunan tidak hanya dilihat dari program yang direncanakan pemerintah, tetapi juga dari kebutuhan nyata warga di lapangan.

Jeffry menegaskan, silaturahmi perlu diikuti mekanisme tindak lanjut yang jelas. Aspirasi warga harus dicatat, diverifikasi, dan dikoordinasikan dengan organisasi perangkat daerah (OPD) sesuai bidang tugas dan kewenangannya.

” Persoalan infrastruktur, kebersihan lingkungan, pelayanan administrasi, dan bantuan sosial memerlukan penanganan berbeda, tergantung tingkat urgensi, kondisi lapangan, dan ketersediaan anggaran. Aspirasi yang bisa diselesaikan lewat perbaikan layanan perlu segera dikoordinasikan, ” kata Jeffry.

” Sedangkan yang membutuhkan kajian teknis, perencanaan, atau penganggaran diproses melalui mekanisme yang berlaku. Yang terpenting bukan hanya berapa banyak pertemuan yang dilaksanakan, tetapi bagaimana aspirasi masyarakat mendapat perhatian dan tindak lanjut,” lanjut dia.

Apalagi kata Jeffry, warga perlu mengetahui perkembangan persoalan yang mereka sampaikan, termasuk apabila penanganannya membutuhkan proses dan waktu.

“Pemerintah perlu menjelaskan apa yang sudah dikerjakan, apa yang sedang berjalan, dan apa yang masih membutuhkan penyelesaian. Masyarakat juga perlu diberi ruang untuk menyampaikan kritik dan saran. Dari komunikasi seperti inilah, pemerintah dapat memperoleh masukan untuk memperbaiki pelayanan dan menentukan langkah pembangunan berikutnya,” ungkapnya.

Dengan kelanjutan agenda ini, Pemkot Gorontalo kata Jeffry diharapkan tidak hanya menggelar pertemuan, tetapi juga menghasilkan catatan aspirasi dan tindak lanjut yang terukur.

” Pendataan persoalan warga, koordinasi antar-OPD, pemantauan penanganan, dan penyampaian hasil kepada masyarakat dapat menjadi bagian dari penguatan agenda tahun depan,” terang Jeffry.

” Dengan begitu, produktivitas silaturahmi diukur bukan dari terlaksananya kegiatan semata, melainkan dari kualitas dialog, kejelasan tindak lanjut, dan perbaikan layanan yang benar-benar dirasakan warga,” pungkas dia. [Adv]

Example 120x600
banner 300x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *